Tempat berteduh yang sempat hilang
Ku terbangun dari tidurku. Saat aku mendengarkan suara adzan subuh di masjid ,seperti biasa aku mengawali hari ku dengan beribadah kepada tuhan , tidak ada perubhan dari diriku , seperti biasa aku bangun lebih awal dari ayam yang berkokok dan membantu nenek membersihkan rumah serta membuat sarapan untuk berangkat sekolah,, sekarang kehidupan diriku berubah tepatnya saat kedua orang tua ku berpisah, Al-Qur’an yang selalu menjadi peganganku dan tasbih yang selalu menemaniku doaku, khususnya untuk doa kedua orangtuaku dan semoga hidupku bahagia,
“nek aku berangkat
kesekolah ya” kata diriku , seperti biasa aku berpamitan kepada nenek .hari ini
hujan sangat deras dan aku berlari melewati tetesan air yang membuat basah
kuyup pakaian ku, beberapa jalan sempit telah aku lalui hingga akhirnya aku
sampai didepan gerbang sekolah dan disitu aku melihat gerbang yang sudah
terkunci ,dari kejauhan aku melihat pak guru yang menghampiriku dan membuka gerbang , “silhkan
masuk dan ikut saya ke kantor” kata pak guru, sesampai di kantor aku diberikan
beberapa pertanyaan , karna mereka tidak pernha melihat ku dating terlambat dan
aku akhir akhir ini sering terlambat dan jarang mengerjakan pekerjaan rumah
yang diberkan guru, entah mengapa aku sekarang begitu pemalas , setelah di
berikan beberapa pertanyaan aku diizankan untuk mengikuti pelajaran dalam
keadaan bajuku basah kuyup, saat dikelas guru ku menyuruh mengumpulkan
pekerjaan rumah yang beliau kirimkan, dan semua murid mengumpulkan kecuali aku,
higga akhirnya dia memanggilku dan memberikan ku hukuman berdiri dilapangan ,
aku sangat malu karena diliat oleh semua siswa.
Waktu istirahat pun berlalu dan hukumanku pun sudah
berhenti, akupun memasuki kelas hingga akhirnya aku pun merasa sedih, kesal
,marah entah apa yang terpikir di benakku ,aku ingin mengakhiri hidupku sampai
akhirnya bel pulang sekolah pulang pun berbunyi ,saat dijalan aku hanya
menunduk menikmati entah raa apa yang ada di hati ini yang pasti rasa ini tidak
enak, sampai akhirnya aku sampai di rumah seperti biasa suara music yang begitu
kencang dari rumah tetangga dan suara rebut yang ada di halaman rumah karena
lingkungan rumahku, sangat lah buruk setiap hari ada saja keributan entah itu
apa yang pasti aku tidak ingin mengetahuinya.
Malam pun tiba
seperti biasa aku membantu nenek membuat keripik untuk dijual besok Hingga
akhirmya selesai aku pun pergi bergegas ke kamar untuk mengerjakan tugas
sekolah namun aku melihat notif chat hp ku saat itu aku bergegas untuk membuka
hp dan saat kulihat itu ada chat dari temenku untuk mengajak bermain game
online dan aku pun tidak jadi mengerjakan
pekerjaan sekolah tadi , akhirnya pun kami bermain bersma hingga
akhirmya aku tidak menyadari bahwa waktu menunjukan pukul 2 malam dan aku
pekerjaan sekolah ku pun belum selesai juga , namun aku masih , aku sangat
senang dan hingga membuatku lupa waktu sampai akhirnya aku merasakn pusing dan
tidak enak badan saat itu aku mematikan ponsel hp ku namun mataku susah sekali
umtuk tidur hingga aku mencoba untuk kedapur minum segelas air dan kembali lagi
kekamar namun mata ini tetap saja enggan diajak untuk bekrjasama sampai
akhirnya perututku pun berbunyi yang menandakan bahwa sedang lapar, dan akupun
kembali lagi kedapur dan mencari bahan bahan makanan namun aku tidak menemuka
makanan sedikit pun karena aku sangat kelaparan aku mencoba pergi ke kamar
nenek , disana aku melihat nenek yang sedang tertidur pulas di ranjang nya yang
sudah mulai rusak dan disana pun aku memasuki kamarnya dengan hati hati aku pun
melangkah dengan pelan pelan dan mencoba mecari uang simpanan nenek hasil berjualan
keripik sore tadi , aku pun membuka lemari nenek dan mengobrak ngabrik pakaian
nenek namun aku masih saja belum menemukan uang nenek , perutku pun berbunyi
lagi yang menandaka sangat kelaparan hingga akrhinya aku meradakn sakit sekali
dibagian perut disitu aku baru sadar
bahwa penyakit maag ku kambuh lagi , karena aku sangat kelaparan aku pun
langsung menghampiri meja didapur yang terdapat keripik olehan nenek untuk
berjualan besok hari karena perutku yang
lapar aku pun tidak berpikir panjang dan akhirnya memakan keripik nenek untuk
jualan besok, dan akhirnya aku pun sedikit kenyang ,aku pun langsung masuk ke kamar dan segera tidur karena jam
telah menunjukan pukul 4 pagi .
Tiba tiba saja aku mendengar suara tangisan wanita tua
kearah dapur ,aku pun berjalan menghampiri suara itudan terkejutnya aku melihat
nenek yang sedang menangis duduk di kursi tua yang sudah mulai rapuh , aku pun
langsung teringat kejaidan malam tadi , dimana aku telah memakan k eripik nenek
namun sepertinya nenek belum tahu siapa orang yang memakan keripik olahannya,
aku pun bingung ingin memulai pembicaraan darimana karena nenek hanya diam saja
saat ku Tanya beberapa pertanyaan , aku pun mengeuls kpunggung nenek dengan
keadaan bersalah aku sangat takut jika nenek mengetahui akulah yang memakan
keripik olhannya ,hingga akhirnya enek pun berkata.
“farel ngapain disini sana cepat mandi nanti telat kesekolah
kata nenek sambal mengusap wajahnya yang pemuh dengan air mata”
“nenek kenapa jawab ku”
“tidak apa apa farel sekarang cepat mandi ,oh iya hari ini
nenek kasih uang jajannya tidak banyak seperti biasa ya katanya sambal menatap
wajahku”
“iya tidak apa apa nek sahut adi “
Dan aku pun terhasut oleh kata kata adi ,dan akhirnya aku
oun menggunakan obat obatan itu dan aku pun tidak sadar bahwa tiba” aku melihat
ada dua polisi yang tepat berada didepanku dan salah satu polisi berteriak
kencang memberitahu temannya bahwa aku telah sadar, dan akhirnya aku pun diberi
beberapa pertanyaan dan tidak kusangka aku dimasukan dalam penjara dan dijerat
5 tahun didalam sel,aku sangat menyesali perbuatanku ,akhirnya aku menerima
dengan lapang dada dan yang semua aku lalui aku jadikan pengalaman.
Keren arii๐๐
BalasHapusCerita nya bagus banget, semangat lagi buat nulisnya๐
BalasHapusGood
BalasHapusBagus banget ary cerita nya ๐ค
BalasHapusBagus ary ,semangat menulisnya ๐๐
BalasHapusbagus ri
BalasHapusCeritanya menarik Ary๐
BalasHapusKerenn bangett kreatif
BalasHapusCeritanya bagus Ari๐๐ป
BalasHapusCeritanya sangat menarik ๐
BalasHapusCerita yang bagus ary
BalasHapusCeritanya menarik
BalasHapus