friend seize boyfriend





      Siang itu saat pulang sekolah, terlihat Rafa memandangku dari kejauhan dan perlahan menghampiriku, sedangkan aku masih berdiri kedinginan di pinggir teras gedung kelas . “ sejak kapan kamu disini? “ sapanya dengan lembut, saat melihat aku menggigil lalu dia melepaskan sweeternya dan mengenakannya ke badanku, “ terimakasih,, “ balasku dengan senyuman. Pasti kalian bertanya-tanya siapa Rafa itu, dan kenapa dia perhatian sekali sama aku, baiklah.. Rafa adalah pacar pertamaku, saat itu aku masih duduk di smp kelas IX, dan kami satu kelas. Dia memang baik, saat awal kami pacaran, tapi suasana berbeda saat dia aku kenalkan dengan sahabatku, namanya Cika . ia, dia adalah teman sebangku serta menjadi  sahabatku , tetapi Rafa agak aneh saat aku kenalkan dengan Cika.
      Singkat cerita hubunganku dengan Rafa semakin merenggang, saat aku mulai tahu dia dekat dengan cika saat aku melihat dengan mata ku sendiri mereka bertukar pesan, aku hanya diam dan berusaha tenangkan diri ini,saat aku bertanya kepadanya Rafa hanya menjawab "kita cuma teman biasa aja kok"hati in tidak terima dengan perkataan Rafa. Sampai pada suatu hari, hubungan mereka sangat akrab, nama panggilan pun sudah berbeda menjadi “sayang” itulah cara Rafa memanggil Cika saat ini. Aku tahu itu dengan mata kepala ku sendiri, saat kucoba meminjam handphone nya Rafa, karena aku ingin membuktikan sendiri perkataan Rafa yang dia bilang hanya sebatas teman curhat, ternyata salah dan aku sangat kecewa sama sikap Rafa yang sekarang mulai berubah.
      Aku berusaha untuk memendamnya tapi apalah daya, aku datang kerumahnya Rafa tanpa memberitahuinya dulu,saat aku sampai didepannya aku melihat motor merah yang biasa dipakai oleh cika,hati ini pun tidak terima dengan perlakuan Rafa ,hingga akhirnya aku masuk kerumahnya dan aku melihat Rafa sedang berduaan dengan Cika,tanpa kata kata pun langsung “PLAAK” tangan ku mendarat tepat di pipi Rafa, dan Rafa hanya bengong dan suara itu saat itu juga mengejutkan Cika, “ eh apa-apaan ini “ kata Rafa sambil berdiri dengan wajah memerah, “ kurang ajar lo, siapa elo ha? Sok ganteng lo, sampek berani-beraninya ngeduain aku, hah?” sahut ku,setelah itu aku keluar dari rumahnya Rafa,lau tiba tiba tanganku ditarik oleh Rafa. Saat itu juga aku bilang sama Rafa “ mulai sekarang kita putus “ itu kata terakhirku kepadanya. Dan pada saat itu juga dia melepaskan genggaman tanganya padaku tanpa kata kata sedikitpun
. Sejak saat itu kami putus persahabatan,aku memutuskan persabatan dengan Cika “ penghianat itu tak pantas di kasih hati “(dalam hati),tiba tiba aku melihat Cika berjalan di depan ku dengan tanpa dosa dan seakan akan aku tidak ada didepannya sedang berduaan dengan Rafa,dan 


"SEKARANG AKU MENGERTI ORANG YANG DATANG  DALAM KEHIDUPANKU HANYA UNTUK MENYAKITI HATIKU"






Samarinda 06 Februari 2018

Ary_adha13


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Virus yang saat ini menjadi wabah dibanyak negara di dunia

the Forgotten

5 Fakta Menarik Tentang Es Krim Walls yang Belum Kamu Tahu